Pengajuan Surat Banding ataupun Gugatan ke Pengadilan Pajak harus menyertakan dokumen-dokumen pendukung sebagai syarat kelengkapan. Hal ini dalam rangka kelancaran administrasi dan untuk percepatan layanan Sekretariat Pengadilan Pajak. Apabila tidak dilengkapi maka surat pengajuan akan dikembalikan (tidak diterima) oleh bagian penerimaan surat. Mengingat bahwa pengajuan Banding atau Gugatan harus diajukan dalam jangka waktu tertentu maka hal ini menjadi penting. Apa saja dokumen-dokumen yang harus disertakan sebagai kelengkapan pengajuan Banding atau Gugatan Pajak?

Dokumen Kelengkapan Pengajuan Banding atau Gugatan Pajak

Kelengkapan dokumen dalam rangka pengajuan Banding atau Gugatan dijelaskan secara rinci melalui SE-002/PP/2015 tentang Kelengkapan Administrasi Banding/Gugatan. Secara singkat dokumen-dokumen tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Surat Banding atau Surat Gugatan dan fotokopi Keputusan/Surat yang diajukan Banding atau Gugatan, yang dibuat dalam 2 (dua) rangkap;
  2. Bukti pembayaran pajak (apabila ada).
  3. Surat ketetapan atau dokumen-dokumen pendukung lain yang terkait, termasuk: a. Fotokopi akta pendirian perusahaan yang telah dimeteraikan kemudian; b. Surat kuasa bermeterai; c. Fotokopi Kartu Kuasa Hukum (apabila dikuasakan); d. Fotokopi bukti-bukti pendukung berupa surat atau dokumen yang telah dimeteraikan kemudian.
  4. Softcopy dalam format Microsoft Office dan dikemas dalam media Compact Disc atau Flash Disk.

Demikianlah terkait dokumen-dokumen yang harus disiapkan sebagai syarat kelengkapan pengajuan Banding ataupun Gugatan Pajak di Pengadilan Pajak. Semoga bermanfaat.